Meningkatkan pemahaman & kesadaran terhadap protokol kesehatan Covid-19
Kegiatan Sosialisasi & Edukasi
Seputar Pandemi & Protokol Kesehatan Covid-19 di Kalangan Anak Usia SD/MI
Pada hari minggu, tanggal 1 November 2020, Saya mengadakan kegiatan sosialisasi & edukasi terkait pandemi Covid-19 di kalangan anak-anak usia SD/MI. Anak-anak tersebut bertempat tinggal disekitar rumah Saya. Kegiatan ini sudah Saya rencanakan jauh-jauh hari, mengingat sulitnya untuk mengumpulkan anak-anak usia SD/MI dan banyak hal yang perlu disiapkan untuk kegiatan ini. Adapun persiapan awalnya yaitu Saya menanyakan kesediaan Mereka datang ke rumah Saya untuk mengikuti kegiatan sosialisasi ini, menjelaskan detail isi kegiatannya kepada Mereka. Ketika Mereka sudah bersedia, Saya pun perlu menyatukan waktu luang Mereka, mengingat Mereka memiliki kegiatan sehari-hari yang berbeda, hal ini memakan waktu yang cukup lama hingga akhirnya diputuskan untuk diadakan hari minggu, tanggal 1 November. Persiapan lainnya yaitu Saya mengumpulkan dan menyaring informasi seputar pandemi Covid-19 untuk membuat dan mencetak lembaran yang akan dibagikan kepada anak-anak di kegiatan sosialisasi. Saya juga membeli masker, sabun, dan jajanan /snack untuk Mereka.
Kegiatan
ini diikuti delapan anak, tapi satu anak laki-laki tiba-tiba berhalangan hadir,
akhirnya hanya diikuti tujuh anak, yaitu dua anak perempuan dan lima anak
laki-laki. Sambil menunggu Mereka datang, Saya menyiapkan dan mengatur kamera handphone yang nanti akan digunakan
untuk merekam video kegiatan sosialisasi. Video ini diharapkan bisa menjadi
video edukasi terkait protokol kesehatan Covid-19 dan seputar pandemi Covid-19.
Video ini nantinya akan di edit dan
di unggah, serta di bagikan lewat akum media sosial.
Kegiatan ini di mulai sekitar jam 1 siang, dan selesai pada jam 2 siang. Kegiatan ini dimulai dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Hal ini di lakukan sebagai bentuk kepatuhan dan pembiasaan terhadap salah satu protokol kesehatan Covid-19. Mencuci tangan di lakukan sebelum dan setelah memasuki ruangan, karena tangan merupakan anggota badan yang paling banyak bersentuhan dengan barang/benda, hal tersebut bisa menjadi jembatan bagi virus, kuman, dan bakteri dari luar untuk sampai ke tubuh Kita. Maka penting sekali untuk menanamkan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun ini. Apalagi di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.
Selanjutnya, Saya membagikan masker
kepada Mereka satu-persatu. Saya membagikan masker standar yang dianjurkan
pemerintah, yaitu masker 3 lapis. Pemilihan masker dinilai penting karena
masker berguna untuk melindungi saluran pernapasan Kita dari percikan bersin
dan batuk (lewat dahak/droplet orang lain) yang bisa menularkan penyakit ke
Kita. Saya meminta Mereka buat memakai masker tersebut sebelum memasuki ruang
sosialisasi.
Setelah
semua memakai maskernya, Kita memasuki ruangan. Didalam ruangan pun Kita
menerapkan social distancing/physical
distancing, Kita menjaga jarak duduk, tidak bersalaman, tidak berangkulan,
dan tidak kontak fisik lainnya.
Kegiatan inti sosialisasi pun
dimulai dengan Saya membagikan lembaran yang berisi informasi tentang pandemi
Covid-19. Saya menyampaikan beberapa informasi tentang pandemi Covid-19 yang
Saya kaitkan dengan kehidupan disekitar lingkungan mereka. Hal tersebut Saya
lakukan supaya anak-anak bisa lebih menyimak dan lebih bisa memahami tentang
apa yang Saya sampaikan. Diantara poin penting yang Saya sampaikan yaitu: Saya
menyampaikan tentang apa saja yang harus dilakukan ketika Mereka merasa kurang
sehat badannya. Kriteria kurang sehat itu sendiri seperti : demam, batuk,
pilek, nyeri tenggorokan dan sesak nafas. Jika Mereka merasakan hal tersebut,
hendaknya segera periksa ke fasyankes terdekat, dengan menaati protokol
kesehatan Covid-19. Protokol kesehatan Covid-19 meliputi pemakaian masker,
mengikuti etika batuk, dan tidak menggunakan transportasi umum.
Point
selanjutnya yaitu jika Mereka sehat, namun Mereka memiliki riwayat perjalanan
dari daerah zona Covid-19 maka Mereka harus karantina mandiri dirumah selama 14
hari. Mereka tidak boleh keluar rumah, tidak sekolah, dan tidak ke tempat umum
lainnya, mereka juga disarankan untuk menjaga kesehatan. Maka, penting untuk
selalu mengkonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, menjaga kebersihan
lingkungan, dan berjemur untuk menjaga imun tubuh, karena yang terpenting dalam
melawan virus adalah meningkatkan imun tubuh. Di masa pandemi ini Kita juga di
sarankan untuk menjauhi kerumunan, kerja, belajar, dan beribadah dari rumah,
meminimalisis bersentuhan dan berdekatan dengan orang lain, serta menunda
kegiatan massal.
Setelah Saya selesai menyampaikan, Saya menanyai Mereka apakah ada hal yang belum dimengerti tentang Covid-19 ini, juga tentang bagaimana keadaan Mereka selama pandemi Covid-19 ini, apa keluhan Mereka, dan bagaimana sekolah Mereka. Mereka memahami apa yang Saya sampaikan, dan selama pandemi ini Mereka sering di rumah, Mereka sering bosan di rumah, karena sekolah pun menggunakan sistem daring, Saya juga menawarkan mereka untuk datang kerumah jika ada tugas sekolah daring yang mau dibantu, dan Saya mengingatkan Mereka untuk selalu menaati protokol kesehatan Covid-19. Kegiatan selesai sekitar pukul 2 siang. Sebelum anak-anak pulang, Saya membagikan sabun dan jajanan/snack.
Mereka
nampak senang. Kita pun menyempatkan untuk foto bersama sebelum berpisah dan
kembali ke rumah masing-masing. Saya berharap apa yang Saya sampaikan bisa
bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari Mereka. Semoga Kita semua sehat selalu
dan dirahmati Allah ta’ala, aamiin.

Komentar
Posting Komentar