Postingan

Mengisi Waktu Luang Selama Pandemi Covid-19 dengan Hal yang Positif

       Di saat pandemi Covid-19 ini, pemerintah menganjurkan kita untuk lebih banyak di rumah saja, seperti bekerja dari rumah dan sekolah dari rumah. Namun, hal tersebut merupakan hal yang baru untuk kita semua yang menjadikan kita harus terus beradaptasi dengan situasi, dan banyak juga dari kita menjadi tidak produktif karena hanya di rumah saja. Oleh karena itu, kita perlu mendukung dan membantu orang – orang sekitar yang masih berjuang untuk produktif dari rumah, juga membantu kegiatan positif lainnya. Adapun kegiatan positif di rumah yang bisa menjadi pilihan yaitu : Mengubah Tatanan Ruangan Mengubah tatanan ruangan di rumah dapat mengubah suasana di dalamnya. Kita bisa mengubahnya menjadi lebih terlihat rapi, simple, dan bersih. Kita juga bisa menambahkan sedikit dekorasi untuk mempercantik ruangan. Dekorasi tersebut juga bisa kita buat sendiri atau beli secara online. Membaca Buku Membaca buku menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap ...

Meningkatkan pemahaman & kesadaran terhadap protokol kesehatan Covid-19

Gambar
Kegiatan Sosialisasi & Edukasi Seputar Pandemi & Protokol Kesehatan Covid-19 di Kalangan Anak Usia SD/MI Pada hari minggu,  tanggal 1 November 2020, Saya mengadakan kegiatan sosialisasi & edukasi terkait pandemi Covid-19 di kalangan anak-anak usia SD/MI. Anak-anak tersebut bertempat tinggal disekitar rumah Saya. Kegiatan ini sudah Saya rencanakan jauh-jauh hari, mengingat sulitnya untuk mengumpulkan anak-anak usia SD/MI dan banyak hal yang perlu disiapkan untuk kegiatan ini. Adapun persiapan awalnya yaitu Saya menanyakan kesediaan Mereka datang ke rumah Saya untuk mengikuti kegiatan sosialisasi ini, menjelaskan detail isi kegiatannya kepada Mereka. Ketika Mereka sudah bersedia, Saya pun perlu menyatukan waktu luang Mereka, mengingat Mereka memiliki kegiatan sehari-hari yang berbeda, hal ini memakan waktu yang cukup lama hingga akhirnya diputuskan untuk diadakan hari minggu, tanggal 1 November. Persiapan lainnya yaitu Saya mengumpulkan dan menyaring informasi seputar ...

menjadi "manusia"

"menjadi manusia" "memanusiakan manusia" mungkin akan terdengar aneh oleh mereka yang sudah terbiasa menyebut dirinya "manusia" nyatanya tak semudah itu untuk menjadi benar-benar manusia apalagi yang memanusiakan manusia hakikat manusia yang mulia menjadi khalifah dimuka bumi pun atas dirinya sendiri bertanggung jawab sepenuhnya dengan segala yang ia perbuat dengan akal fikiran dan nafsunya yang menjadi pembeda antara manusia dengan makhluk lainya ketika akal fikiran dan nafsu manusia tidak di gunakan dengan tepat benar apa beda dengan hewan bahkan hewan memiliki alasan mereka ditakdirkan tidak dengan akal namun naluri mereka terkadang lebih berguna dari akal fikiran manusia yang kejam akal harus di didik pula dengan pelajaran manusiawi saya yakin hati manusia cenderung kepada kebaikan bukan keburukan manusia akan mulia dengan ilmu nya dan terkenang dengan kebaikannya karena kebaikan apapun yang dilakukan sejatinya untuk dan berbalik...

Cinta, Jodoh, Sabar, dan Marah

Mencintai dan ingin dicintai mungkin adalah fitrah manusia. sejak kecil, bahkan sejak kita ada didunia ini, kita tidak bisa lepas dari yang namanya cinta, terlebih dari orang tua kita tentunya, tak lupa dari Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang. Tentang cinta, mencintai, dan dicintai, tak lepas pula dari kata "jodoh". Apa gambaran yang ada di fikiran kalian ketika mendengar kata "jodoh"? apakah harapan? cinta dan kasih sayang? tipe pasangan hidup? kebahagiaan? masadepan? atau bahkan ibadah? atau mungkin kekhawatiran? ketakutan? kesedihan? karena nyatanya hidup tidak lepas dari itu semua, dan tentu roda kehidupan itu berputar, sedih akan berlalu, begitupun senang. Ada sedikit pemahaman saya tentang sebuah "hubungan rumah tangga" yang saya dapat dari orang yang saya lihat dan orang disekitar saya, bahwa memang bisa dijamin tidak selalu senang pun sedih. Tapi, silih berganti. Kuncinya adalah cara kita menyikapi situasi tersebut dengan benar. Tidak...

Apa itu rezeqi?

Rezeki Taukah kalian bahwa rezeki/re·ze·ki/ menurit KBBI itu adalah (1) segala sesuatu yang dipakai untuk memelihara kehidupan (yang diberikan oleh Tuhan); makanan (sehari-hari); nafkah (2) penghidupan; pendapatan (uang dan sebagainya untuk memelihara kehidupan); keuntungan; kesempatan mendapat makan. [internet] Naahh, tapi masih banyak yang salah atau kurang faham dengan definisi "rezeqi". Banyak yang mendefinisikan "rezeqi" itu "uang". Padahal rezeqi lebih dari itu. Tuhan itu maha adil. Ada orang kaya, banyak hartanya, namun semasa hidupnya sakit atau hanya mencurahkan hidupnya untuk bekerja tanpa tahu apa tujuan ia diciptakan, sering mengabaikan perintah Tuhannya karena lalai, dll. Walaupun ada orang kaya yang sholih. Lalu, ada juga orang miskin, bekerja keras, lalu lupa ibadah, selalu mengeluh, atau ketika mereka "kepepet" ada yang melakukan apapun untuk mendapatkan uang, misal : mencopet dan merampok. Walaupun ada orang miskin yang san...